Peran Penjamin Mutu

Penjaminan mutu pendidikan (Quality Assurance)

Adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu pengelolaan secara konsisten dan berkelanjutan, merujuk pada pemenuhan kebutuhan stakeholders. Menurut (Gryjna , 1988) dalam Saputra H. Sistem Penjaminan Mutu, dalam ( pp no. 19/ 2005 pasal 49), Penjaminan kualitas merupakan kegiatan untuk memberikan bukti untuk membangun kepercayaan bahwa kualitas dapat berfungsi dengan baik. Dalam penjaminan mutu secara internal oleh satuan pendidikan, adalah pengelolaan satuan pendidikan pada jenjang dikdasmen menerapkan prinsip manajemen berbasis sekolah: kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.

Dalam PP no. 19/2005 pasal 65 Satuan Pendidikan mengembangkan visi dan misi dan evaluasi kinerja masing-masing. Sedangkan dalam PP no. 19/2005 pasal 91, Satuan Pendidikan wajib melakukan penjaminan mutu pendidikan untuk memenuhi atau melampaui SNP. Secara singkat, implementasi SPMP terdiri dari rangkaian proses/tahapan yang secara siklik dimulai dari (1) pengumpulan data, (2) analisis data, (3) pelaporan/pemetaan, (4) penyusunan rekomendasi, dan (5) upaya pelaksanaan rekomendasi dalam bentuk program peningkatan mutu pendidikan.

Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

1. Apa Evaluasi Diri Sekolah (EDS) itu?

Evaluasi Diri Sekolah (EDS) adalah suatu proses evaluasi yang bersifat internal dengan  melibatkan  pemangku kepentingan untuk melihat kinerja sekolah berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang digunakan  sebagai dasar penyusunan RKS dan RKAS dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah secara konsisten dan berkelanjutan, serta sebagai masukan bagi perencanaan investasi pendidikan tingkat kab/kota.

2. Apa Tujuan  Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?

Tujuan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) adalah:  (a) Menilai kinerja sekolah  berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP), (b) Mengetahui tahapan pengembangan dalam pencapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan; dan (c)  Menyusun RKS/RKAS sesuai kebutuhan nyata dalam rangka pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP).

3. Apa Manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?

Manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk tingkat sekolah, antara lain:

  • Sekolah dapat mengidentifikasikan kelebihan dan kekurangannya sendiri dan  merencanakan pengembangan dan peningkatan ke depan.
  • Sekolah dapat memiliki data dasar yang akurat sebagai dasar   untuk pengembangan dan peningkatan di masa mendatang.
  • Sekolah dapat mengidentifikasi peluang untuk    meningkatkan mutu pendidikan, mengkaji peningkatan tersebut  berjalan dengan baik dan menyesuaikan program sesuai dengan hasilnya.
  • Sekolah dapat memberikan laporan formal kepada  pemangku kepentingan demi meningkatkan akuntabilitas sekolah.

Sedangkan manfaat Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk tingkat lain dalam sistem, diantaranya:

  • Menyediakan data dan informasi yang penting untuk perencanaan, pembuatan keputusan, dan perencanaan anggaran pendidikan pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
  • Mengidentifikasikan bidang prioritas untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.
  • Mengidentifikasikan jenis dukungan yang dibutuhkan terhadap sekolah.
  • Mengidentifikasikan pelatihan serta kebutuhan program pengembangan lainnya.
  • Mengidentifikasikan keberhasilan sekolah berdasarkan berbagai  indikator pencapaian sesuai dengan  Standar Pelayanan Minimal dan Standar Nasional Pendidikan.

4. Apa lingkup Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?

Lingkup Evaluasi Diri Sekolah (EDS) menjawab 3 pertanyaan utama : (1)  Seberapa baik kinerja sekolah kita?; (2) Bagaimana kita mengetahuinya?; dan (3) Bagaimana kita memperbaikinya?

5.  Siapa yang Melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS)?

Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dilaksanakan oleh Tim  Pengembang Sekolah (TPS) yang terdiri atas: (1) Kepala Sekolah; (2) Wakil unsur guru; (3) Wakil Komite Sekolah; (4) Wakil orang tua siswa dan (4) Pengawas – sebagai fasilitator/pembimbing/verifikator

6. Instrumen apa yang digunakan dalam Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Instrumen Evaluasi Diri Sekolah (EDS) terdiri dari 8 (delapan) Standar sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Setiap Standar terdiri atas beberapa komponen. Setiap Komponen terdiri dari beberapa Indikator. Setiap komponen terdiri dari beberapa sub komponen. Setiap Indikator memberikan gambaran lebih rinci dari  informasi kinerja sekolah. Berikut ini disajikan tautan untuk mendownload contoh instrumen Evaluasi Diri Sekolah Tahun 2012.

Instrumen EDS SMK dapat diunduh di sini.

 

Sumber: https://akhmadsudrajat.wordpress.com/2012/12/19/evaluasi-diri-sekolah/

Visi dan Sasaran Mutu Unit Kerja WMM & PM

VISI:

Terimplementasinya ISO 9001serta terlaksananya penjaminan mutu guna mendukung terwujudnya visi sekolah yaitu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas (bener, pinter, keker).

 

MISI:

  • Merevisi dokumen ISO 9001:2008 berdasarkan kebutuhan dan ketentuan perundangan yang berlaku;
  • Mensosialisasi dokumen ISO 9001 kepada seluruh warga sekolah’
  • Mengimplementasi ISO 9001secara taat asas;
  • Mendokumentasikan seluruh proses kegiatan secara tertib;
  • Memenuhi standar pelayanan minimal dan standar nasional pendidikan.
Go to Top